Waspada! Modus Penipuan Polisi Palsu Rampas 17 Motor
Dua residivis narkoba, A alias Y dan IR alias I, ditangkap polisi karena menipu korban dengan modus mengaku sebagai anggota polisi. Mereka berhasil menggasak 17 sepeda motor dalam serangkaian aksi penipuan.
Aksi terakhir mereka terjadi pada 18 Juni 2025 di depan sebuah toko vape di Jalan Utama Raya, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat. Modus operandi mereka yang licik berhasil membodohi banyak korban.
Modus Operandi: Mencari Mangsa di Facebook
Kedua pelaku mengincar korban yang menjual sepeda motor melalui Facebook dengan sistem COD (Cash On Delivery).
Mereka menghubungi korban dan meminta untuk menyerahkan sepeda motor dengan dalih dokumen kendaraan yang tidak lengkap. Setelah itu, sepeda motor dibawa kabur dan pelaku menghilang.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, menjelaskan bahwa para pelaku memanfaatkan celah ini dengan meyakinkan korban bahwa motornya akan disita untuk penyelidikan. Ini merupakan modus penipuan yang efektif.
Sepeda Motor Dicat Ulang dan Dijual
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, mengungkapkan bahwa sepeda motor curian tersebut kemudian dicat ulang untuk menghilangkan jejak.
Sepeda motor yang telah dimodifikasi kemudian dijual kembali dengan harga antara Rp3 juta hingga Rp6 juta per unit.
Uang hasil penjualan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membeli narkoba.
Dari 17 sepeda motor yang dicuri, hanya dua yang berhasil diamankan polisi. Lima belas lainnya telah dijual ke berbagai lokasi.
Penangkapan dan Dakwaan
Polisi berhasil menangkap kedua pelaku dan kini mereka dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan.
Ancaman hukuman yang menanti keduanya adalah empat tahun penjara.
Penangkapan ini menjadi bukti keseriusan kepolisian dalam memberantas kejahatan, termasuk kejahatan yang dilakukan dengan modus yang licik dan memanfaatkan kepercayaan korban.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam bertransaksi jual beli online, khususnya barang berharga seperti sepeda motor. Verifikasi identitas penjual dan lakukan transaksi di tempat yang aman dan terpantau.
Peran serta masyarakat dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian sangat penting dalam mencegah aksi kejahatan serupa di masa mendatang. Kerjasama antara polisi dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan keamanan dan ketertiban.
Semoga kasus ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak dan meningkatkan kewaspadaan dalam melakukan transaksi online.



