Pernahkah Anda merasakan punggung tiba-tiba terasa pegal atau berat saat berkendara di jalan sepi, gelap, atau yang dianggap angker? Banyak pengendara motor mengaitkan sensasi ini dengan hal-hal mistis. Namun, penjelasan ilmiah dan medis dapat menjelaskan fenomena ini secara rasional. Mari kita telusuri penyebab sebenarnya dari rasa pegal di punggung saat melewati jalur yang dianggap menyeramkan.
1. Ketegangan Otot Akibat Rasa Takut
Saat melewati jalan yang dianggap menakutkan, tubuh secara alami meningkatkan kewaspadaan. Respons ini seringkali tanpa disadari.
Anda mungkin duduk lebih tegak, memegang setang lebih kencang, dan menegangkan otot-otot tubuh, termasuk otot punggung dan bahu.
Ini merupakan reaksi alami terhadap ancaman yang dirasa, meskipun ancaman tersebut hanya ada di dalam pikiran.
Ketegangan otot yang berkepanjangan dapat mengganggu sirkulasi darah. Hal ini menyebabkan otot cepat lelah dan memicu rasa pegal.
Bahkan perjalanan singkat dapat terasa berat jika dilakukan dalam keadaan tegang. Tubuh akan terasa seperti habis mengangkat beban.
2. Posisi Duduk yang Tidak Ergonomis
Posisi berkendara yang tidak ergonomis juga berkontribusi terhadap pegal di punggung.
Membungkuk terlalu jauh ke depan atau duduk terlalu tegak tanpa penyangga dapat meningkatkan tekanan pada punggung bagian bawah.
Dalam kondisi tegang akibat suasana sekitar, otot punggung bekerja lebih keras.
Jok motor yang sempit atau suspensi yang keras dapat memperparah kondisi ini. Getaran dari jalan yang rusak langsung terasa ke tulang belakang.
Perjalanan malam hari, saat tubuh seharusnya beristirahat, semakin memperburuk rasa pegal.
3. Jarak Tempuh, Istirahat, dan Faktor Penunjang Lainnya
Jarak dan durasi perjalanan juga berperan penting. Meskipun perjalanan singkat, jika sebelumnya Anda telah berkendara jauh, otot tubuh sudah dalam keadaan lelah.
Kondisi ini diperparah oleh suasana mencekam yang membuat otot semakin tegang.
Kurang istirahat, dehidrasi, atau tidak melakukan peregangan sebelum dan selama perjalanan juga berpengaruh.
Tubuh membutuhkan pemanasan ringan dan cukup cairan agar tidak mudah lelah, terutama saat berkendara malam hari atau di rute yang menantang.
Kesimpulannya, pegal di punggung saat berkendara di jalan yang dianggap angker lebih disebabkan oleh ketegangan otot akibat rasa takut, posisi duduk yang tidak ideal, dan faktor-faktor lain seperti jarak tempuh dan kurangnya istirahat. Untuk mencegah hal ini, penting untuk tetap tenang saat berkendara, menjaga posisi duduk yang nyaman dan ergonomis, serta beristirahat secara teratur. Dengan demikian, perjalanan Anda akan lebih aman dan nyaman.

